Divorce Court Judge Mablean Ephriam, ESQ

"When Michael met Carissa, he thought she was a complete knockout. He loved showing her off but when she became pregnant and gained 100lbs., he began calling her names. He gained weight as well, but believed it was okay for a man to be large. Carissa was sick of his treatment and how she felt physically, so she decided to make a change and go on a diet. Unfortunately, Michael never changed his attitude towards her, so Carissa packed up his belongings and told him to get out!"
***

Begitulah sekilas cerita hari ini tentang pasangan yg mengajukan cerai di pengadilan dng Judge Mablean Ephriam, ESQ sebagai hakimnya dan direkam sebagai sebuah acara televisi yg cukup memikat mengikuti jalannya persidangan yg kadang alot, menggemaskan dan kadang mengharukan. Episode tadi siang yg aku tonton adalah tentang seorang pria, Michael, yg digugat cerai istrinya selama 7 tahun, Carissa, dengan alasan bahwa Michael "meninggalkannya" setelah ia gain weight saat hamil anak Michael, dan setelah melahirkan sang anak, Michael pun masih melecehkan bentuk badan Carissa yg memang bertambah berat 100 pounds dibanding saat Carissa masih perawan dulu dan belum punya anak. Bila dilihat dari penampilannya, Carissa, biarpun terlihat gemuk, tapi masih menyisakan kecantikan dari raut wajahnya, bukti kejayaannya di masa lalu. Sedangkan Michael, masih terlihat tampan rupawan, tegap dan berbody tegap aduhai terjaga dengan baik, biarpun ia mengaku kalau ia juga bertambah berat setelah menikah dengan Carissa.
Dari pembicaraan yg aku dengar, jelas2 Michael menganggap Carissa, dalam hal ini adalah istri, sebagai TROPHY, yg hanya pantas bersandang di sampingnya sbg pria, bila dalam keadaan yg rupawan. Bila sudah jelek dan kusam, lantas dicampakkan. Ia sendiri mengakui bila ia tidak lagi tertarik pada istrinya yg gemuk itu, dan beralih ke perempuan lain. Ia bilang ia tidak suka perempuan jelek yg gemuk dan tidak bisa menjaga badannya.
Sungguh kasihan ya si Michael itu? Aku yakin umurnya sudah mencapai 30 tahun, tapi mengapa masih berpikir layaknya seorang remaja saja? Yang membuat aku makin ngga mengerti, kenapa kalau dia ngga suka liat istrinya gemuk lantas ngga nyaranin istrinya ikutan program diet atau yg sejenisnya, kan banyak banget di Amerika ini? Toh yg dikandung itu anak dia sendiri, bukan anak orang lain?
Agak geram aku melihat gaya pria necis tersebut di layar televisi. Dan memang jelas tergambar dari kata2 yg dia ucapkan kalau dia itu type2 pria yg masih termakan teman. Kalau teman dia bilang A ya dia ikut A. Lucu ya? Uda nikah kok masih lebih berat teman dari pada istri. Dia mengaku malu waktu temannya bilang istrinya overweight. Dia ingin teman2nya memuji istrinya as a hot mama sehingga egonya sebagai laki2 bisa terpuaskan. What the hell?
Judge Mablean pun terlihat geram terhadap si Michael ini, kok tega2nya ninggalin anaknya, darah dagingnya sendiri, sejak si Marcus (nama anaknya) berusia 3 tahun, sampai sekarang pun ia belum pernah menjenguk Marcus lagi. Seenggak2nya kalo ngga mau sama mamanya, dia harus tetap bertanggung jawab kepada anaknya donk?
Waktu ditanya berapa penghasilan bulanan si Michael ini, dia jawab "twelve hundreds dollar per month" ... yikes! aku jadi mikir,
"Gile nih cowok dah kere, eh kekanak2an lagi .. uda ah, mbak, tinggalin aja"
Tapi aku agak ngenes juga pas si Carissa bilang kalo dia jg gak kerja ... waduh, what's wrong with that people sih? Padahal penampilannya necis2, keren2, punya anak, masak iya gak niat kerja dng gaji yg lebih dari itu, terutama buat menghidupi si Marcus dan menabung buat masa depan Marcus kelak?
Di saat terakhir acara, Judge Mablean mempertemukan Michael dng anaknya, Marcus di ruang kerja pribadi Judge. Mengharukan, Michael yg tadinya kelihatan menggemaskan (minta ditabogh!!!), luluh dalam tangis dan tak mampu berkata apa2. Dia hanya minta maaf krn tidak bisa hadir di sisi Marcus selama ini. Dan ketika Judge bilang pada Marcus, apakah ada yg ingin disampaikan pada ayahnya, si kecil itu bilang: "I love you" ....
Bayangkan saja, perbuatan ayahnya yg telah mentelantarkannya selama 4 tahun dibalas dengan kata cinta oleh seorang anak sekecil Marcus itu.
***
Sebagai seorang istri, Carissa juga terlihat kurang pandai memanfaatkan keadaan, terlihat dari saat ia ditinggal suaminya, ia tidak bekerja, tapi mengandalkan bantuan dari gereja untuk hidup sehari2. Terlihat ketidakmandiriannya dalam hidup, dan juga ketika Michael menambahkan selama mereka menikah Carissa tidak pernah memasak untuknya (biarpun ditegaskan kalau emang Carissa ngga bisa masak sejak gadis, tapi seenggak2nya kenapa ngga nyoba sih?), terus katanya Carissa juga tidak pernah bersih2 rumah. Lha terus ngapain donk tuh perempuan di rumah sehari2nya? Tidur? Memang kita ngga bisa nyalahin si Michael atau Carissa, mereka harus begini harus begitu. That's their life!
Yg membuat aku berpikir dalam adalah, ternyata masih ada orang yg lebih bodoh daripada aku dan suamiku dalam membina rumah tangga. Ternyata masih ada pria yg lebih kekanak2an daripada suamiku yg selama ini aku tuntut untuk "lebih dewasa dan bertanggung jawab sebagai seorang laki2 dan suami, serta seorang ayah" bila bersikap. Tapi aku sadar, suamiku adalah seorang dengan pribadi yg baik, dan berharap agar semakin hari kepribadiannya terbentuk lebih baik lagi dan berusaha memaafkan hal2 menyakitkan yg pernah ia lakukan padaku di masa lalu. Semoga aku bisa, aku kan lebih beruntung daripada Carissa ...
"I lose weight because I've tried very hard to lose it
and didnot gave up so fast,
but most of all, I lose weight because I wanted to,
for the sake of myself, not for anyone else".
***
Ide cerita dan foto courtessy of: http://divorcecourt.com/


1 Comments:
bener itu, kalo mau kurus and jaga penampilan ya demi diri sendiri bukan demi pacar, suami, gacoan, dll. AMITS deee....Laki mah kalo ngga bener ya ga bener aja, mo kelaut keq, ke langit keq...gih sono pigi yang jauh!!! Wakakakaks....(TANTE AYU)
Post a Comment
<< Home