Pria Idaman, Seperti Apa sih?

Barusan aku forward foto2 pria peserta reality show Mr. Romance di sebuah channel lokal ke mailing list tempat aku bertukar kata setiap harinya. Kebetulan aku salah satu fans acara ini, terlepas dari ke-aduhai-an body para pesertanya, aku lebih suka menikmati suguhan aneka tantangan yg harus dilakukan para peserta dan aku pun sibuk menilai sendiri apa2 yg sudah mereka lakukan. Sepertinya untuk memainkan emosi para penonton, sengaja diatur ada dua kubu, satu kubu positif yg digawangi oleh peserta bernama TJ, dan satunya kubu negatif yg diwakili oleh peserta bernama Tonny. Aku tentu saja lebih suka memihak TJ, karena menurut penilaianku, secara fisik dia OK, secara personality juga menarik dan keseluruhan nilai gabungan tersebut menimbulkan kesan yg mendalam dari diri seorang TJ. Dibandingkan dengan Tonny, yg menurutku wajahnya terlalu kelaki2an (semua yg serba terlalu sepertinya kurang oke ya?), body-nya yg terlalu kekar (maklum lah dia berprofesi sbg Personal Trainer) dan lagi tatapan matanya terlalu menakutkan bagi seorang perempuan biasa seperti aku (yg tidak mengharapkan apa2 dan tidak berfantasi terlalu tinggi dari seorang laki2). Jadinya malah mebuatku takut.

Lucunya waktu aku forward foto2 tersebut ke mailbox ipar kesayanganku, yg langsung dibalas olehnya hanya dalam hitungan detik, katanya,
"Gue gak selera liat cowok2 berbody besar2 gitu ... "
Aku mikir, sama donk kalo gitu. Trus seleranya seperti apa donk?
Susah emang buat perempuan seperti aku, melihat gambar2 pria (yg katanya) sexy atau gambar2 seronok para pria yg membuka bajunya dan menunjukkan otot2 mereka yg menggembung bak popeye the sailor man ... sungguh buatku biasa2 saja.
Bohong kali lu May?
Bener kok. Buatku seorang pria itu dinilai sexy dari total nilai keseluruhan. Ngga cuma body-nya aja. Aku lebih suka berada di dekapan pria berbadan kerempeng, asal dia bisa membuatku merasa nyaman dan aman berada di sampingnya. Aku lebih suka dibelai2 emosiku dan diajak bicara berjam2, daripada begitu ketemu langsung berciuman dan beradegan seksual. Aku merasa lebih nyaman didekat pria yg bisa aku mengerti jalan pikirannya, bisa dimengerti tapi sulit ditebak rasanya lebih menatang bukan? dan yg membuatku terus bertanya2 tentang hidup ini serta memancing gairah keingintahuanku akan hal2 yg aku tidak tahu dalam hidup ini. Aku lebih suka pria yg bisa membuktikan pada dirinya sendiri sejauh mana dia berhasil menaklukkan hidup atas inisiatif dan kekuatannya sendiri, daripada pria yg mengandalkan nama besar orang lain dan bersembunyi di balik ketiak mereka. Aku suka pria yg kaya akan pemikiran2 yg kadang aku tidak pernah memikirkan hal2 tersebut karena aku anggap sepele, tapi ternyata bisa mengandung seribu satu pertanyaan dari hal tersebut; pria yg bisa membuatku semakin memperkaya diriku sendiri atas apa yg sudah aku punya selama ini?
Susah ya? Lagian sapa suruh nanya2 ke aku???
Foto2 courtessy of http://www.oxygen.com/MrRomance/


1 Comments:
may darling, mau engga ge kenalin tukang OJEG langganan gue? Krempeng, berinisiatif, pekerja keras, setia pada tugas dan tanggung jawab....pas banget atas definisi pria idaman elo!! sluruppsss!(CAH AYU SOKO BUMIAYU)
Post a Comment
<< Home